Rabu, 23 September 2020

Elak

Kiranya sudah ribuan hari 

Sudah terhitung tahun

"Ahhh, itu lagi!"

Aku berseru pada aku dewasa

Mengapa seperti tak ada upaya?


Aku aku dan aku bermonolog lagi

Tidak! kubilang tidak, tidak saling menengahi

Optimisku bilang aku kaya memori

Sisi bodohku menertawai

"Kalau begitu kau sudah jadi dokter bodoh"

Sialan lalu apa!

Apa?

Jiwaku mencelos

Kau?

Ku bilang kau objek sadis yang menggerayangi otakku


Menepis tuduhan-tuduhan itu

Aku susah susah menyangkal

Bahwa itu karena kau

Dengan hati dongkol

Pikiran dangkal

Astaga

Mengapa semua terasa benar!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar