Kehidupan normal yang manusia jalani sehari-hari tak terlepas dari manusia lainnya. Aktivitas memaksa untuk bertemu individu-individu baru. Banyak pertemuan tak terduga menghadirkan cerita bahkan sejarah baru. Entah aku hidup hari ke berapa, tetapi hari itu benar-benar terjadi. Pertemuan itu ada saat ruang dan waktu kita dalam lingkup yang sama. Aku, kau dan aktivitas kita. Ah terlalu cepat untuk bilang kita. Kemudian kita menjelma dalam satu atmosfer. Sering satu ruang walaupun tanpa bincang, hanya tentang tatapan yang sulit diartikan. Waktu berjalan tanpa pelit kejadian, pengalaman dan rasa. Mendekatkan kita meski masih ada banyak sekat. Di sini peranku sebagai perasa tanpa dibalas tuan. Aku pikir hanya bertukar pesan tak apa, tapi kenapa lama-lama hati menginginkan lebih. Ah sudah, kalau bicara tentang hati memang tidak ada habisnya. Bingung, karena di sini hanya pihakku yang menginginkan lebih. Kode-kode mengalir melalui media sosialku, sebenarnya itu hanya bagian dari rasa pengecutku karena tak berani mengungkapkan. Banyak yang manusia-manusia sekarang yang hanya menebar kode tanpa bisa mengungkapkan. Berhadap si dia peduli dan menanggapi. Mungkin sebenarnya dia peka dan merasa, hanya saja mungkin dia tidak peduli atau bahkan tidak mau berurusan dengan kode-kodemu lebih lanjut.
Sekian, apakah ada yang pernah mengalami seperti tulisanku di atas? Comment below!
Terimakasih selamat berpuasa.
Salam sederhana dari qorin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar